Wafeya

Mata ke bumi, hati ke langit

Thursday, September 17, 2009

My Only Wish



All your armies, all your fighters
All your tanks, and all your soldiers
Against a boy holding a stone
Standing there all alone
In his eyes I see the sun
In his smile I see the moon
And I wonder, I only wonder
Who is weak, and who is strong?
Who is right, and who is wrong?
And I wish, I only wish
That the truth has a tongue

Selamat Menyambut Hari Kemenangan buat semua muslimin dan muslimat. Semoga terus-terusan istiqamah dengan segala amalan sepanjang sebulan berada di sekolah Ramadhan. Dari kegelapan menuju cahaya, dari cahaya menuju kebenaran.

Ampun maaf andai terlanjur kata terlanjur bicara sepanjang perkenalan di dunia maya ini. Yang indah dan baik-baik itu dari Allah, dan segala keburukan itu adalah dari kelemahan dan kekurangan saya, hambaNya yang biasa-biasa.

Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: Daripada Umamah r.a. bahawasanya Nabi Muhammad s.a.w. telah bersabda barang siapa mengerjakan amal ibadah pada malam Hari Raya Aidilfitri dengan mengharapkan keredaan Allah semata-mata hatinya tidak akan mati pada hari kiamat sebagai matinya hati orang-orang yang kafir ingkar pada hari kiamat.

Taqabbalallahu minna waminkum.

Kemaskini, 18/9/09: Terima e-kad raya dari warungkampung



Terima kasih, w4run8k4mpun8!!


Minal aidil wal faizin,

Monday, September 14, 2009

...received a baju raya from...

Bukan melatah, sekadar berkongsi sudut pengalaman sebagai salah seorang pengguna facebook tegar (er, suatu waktu dahulu). Terlalu banyak konspirasi berkitar tentang jaringan sosial yang satu ini; facebook, berbanding jaringan-jaringan sosial yang lain. Semua pun produk Yahudi dan Amerika. Blogspot ini pun rupanya. Aneh, ya? Wajarlah tercetusnya segala konspirasi-konspirasi itu. Adapun tiadalah kita mahu berpanjang-panjang bicara akan perkara-perkara supersensasi ini, boleh sahaja tuan-tuan hamba berangkat terus ke pautan-pautan di bawah ini:

How well do you know me?
You are most likely to die on...
The Dark Side of Facebook
Facebook - The CIA Conspiracy
Teori Konspirasi antara Facebook dengan CIA
Facebook sebagai alat-alat mata AS?
Facebook bantu Israel - Apa fatwa JAKIM?
Facebook, Jaringan Internet, Israel dan Rancangan Zionis
SIO: Facebook: Antara Pro dan Kontra

Those are just theories and conspiracies. Whether you want to believe it or not, is up to you. Pray that you choose good over bad and InsyaAllah He will guide your every way.

Not a good one: A profile once full of you-know-what. Nowadays - regression period.
(Overdoing: Meriahnya profile. Edisi khas Hari Raya. Kehkeh. Bajet lawalah tu. Sekali-sekala. Er, jangan mare!)


A friend of mine once said, don't you think the quizzes on facebook resemble those horoscope thingy? Telling you when you will die, how many children will you have in the future, what is your fate tomorrow, when will you get married, how many wives will you marry, etc. Similar to those fortune teller machines; the only difference is that you have to answer several stupid questions instead of inserting RM 2 inside the coin box and giving your right palm for reading. (Er, do we still have that nowadays?)

By answering all those quizzes meaning that - YOU DO WANT to believe them.

Sheesh, that just sound like zassss!!! Sigh. "Ala, main-main jelah. Bukan percaya pun. Suka-suka. Saja isi masa lapang." Hurm... sadly, I was once the victim. You could simply put it this way - a newbie with a culture shock. One hour, two hours, three hours... oopss!! Jeez, time passes by so fast in a daily busy life, huh?! Imagine in that three hours, a lot of works could have been done and finish sooner. Besides, sitting too long before a computer could also increases tension, headache etc. Noted please, that every second spent on this rubbish is every valuable time Allah had generously granted in your honored life. And yes dear friends, life is very short. Sheesh, how embarassing!

With that being said,

Nabi Muhammad SAW bersabda, " Kebaikan generasi pertama umat ini kerana adanya sifat syahid dan keimanan yang kuat dan binasanya generasi akhir umat ini kerana adanya sifat bakhil dan banyak berangan-angan."
(Bukhari dan Muslim)

I rest my case.
(In the light of those who'd been victims in the past - and still now)


p/s: Terima kasih untuk segala baju, duit, kuih dan kad raya virtual itu. Oh, tidak terbalas!

Maaf untuk entri yang lebih rojak dari rojak buah,

Saturday, September 12, 2009

Cinta Sempurna itu milik Allah


Sebuah drama pendek
Penuk konflik
Salah didikan ibu bapa
Anak-anak tidak mengenal agama
Akhirnya menjadi ujian dakwah
buat seorang ustaz muda
yang punya kisah silam tragis amat
Cinta Sempurna
yang perlu ada hanyalah -
sebuah kesedaran!

This drama deserved a good applause for its effort in bringing up matter as complex as religion skepticism. And who could've guess, it was Bilal Bahari who cleared things up. Well, of course Ustaz Nazir played his part too but in the end, he was also helpless (maybe some of his way in doing da'wah - meeting alone with Sheila near lake, hence bringing up fitna - failed his mission). Lesson learned, Ustaz Nazir!

"Jangan lupa Najib, habiskan baca Muqaddam, a lepas tu baca Quran", said the blind but celik Bilal Bahari.

Alhamdulillah.

Oh, by the way. Doctor Najihah looks more beautiful in colored hijab than in colored hair. Trust me!



Mission accomplished. Purpose of life - found!

Thursday, September 10, 2009

Lebih kejap dari mangga!

(yang aneh-aneh dengan cinta)

Rome, Ponte Milvio: The “padlock” tradition (which comes from a book by Federico Moccia called Ho Voglia di Te) wants lovers to lock the padlock, with their initials written on it, on the lamppost of the bridge and throw the key into the Tiber.

Lebih kejap dari mangga!

Cinta dikunci mangga,
Adalah ketumbuhan aneh; membarah
pada pagar besi, tiang lampu,
pada tembok dan jambatan,
pada kaki tubir sungai.

Cinta dikunci mangga,
di mana terpatri ucap setia,
kata sayang sehati sejiwa,
dunia anganan uda dan dara,
pada sebuah mangga (?)

Cinta dikunci mangga,
apakah kekal hingga ke akhirnya,
sedang *cinta Tuhan,
tiada siapa dapat menerka,
lebih kejap ia dari mangga,
boleh dikunci tak boleh dibuka!

Balqis
10092009
Simferopol darul Rahmah

*Setelah teruja melihat mangga-mangga bersangkutan antara satu sama lain di pagar jambatan Sungai Rechnaya berhampiran hostel tempat tinggalku. Cinta Tuhan itu adalah cinta Tuhan kepada manusia. Cinta manusia kepada Tuhan sering berbolak balik tiada tetapnya kecuali cinta para rasul dan nabi kepada Allah rabbul 'izzati.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, iaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (syurga).(3:14)

Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(3:31)

'Love padlocks' di pagar jambatan Sungai Rechnaya yang baru bermula

Seni di mata kiriku, vandalisma di mata kananku


Tuhan, rahsia apakah engkau mencipta cinta?

Sunday, September 06, 2009

Belum selesai


Di pelantar Ramadhan ini
Aku pun tidak tahu
semakin dekatkah atau
semakin jauh dari-Mu
....

Salam pertengahan Ramadhan. Semoga Allah memberi keampunan kepada kita semua
- Taqabbal Allahu Minna wa Minkum...



*Andai kalian tidak kisah, izinkan saya membiarkan blog ini terus ditumbuhi lalang dan semak. Kerana sabit belum saya jumpa, pangkas juga belum saya temui. Maaf kerana berhutang masa dengan kalian tanpa memberi apa-apa di sini.